3 Jenis Makanan Ini Dapat Menyebabkan Obesitas Saat Hamil

Stidio shot of woman with face in birthday cake
22
Mar

 

Dear Mums

Para wanita yang sedang menjalankan program kehamilannya memang akan mengalami perubahan kondisi dan juga bentuk tubuh. Jadi bagi Anda yang menjalani proses kehamilan mengalami kondisi seperti ini Anda tidak perlu khawatir karena ini memang adalah hal yang wajar. Salah satu kondisi perubahan pada ibu hamil yang membuatnya terlihat sangat berbeda dari biasanya adalah bentuk tubuh yang lebih besar. Perubahan bentuk tubuh yang terlihat lebih gemuk ini memang hal wajar pula. Karena ibu hamil memang dituntut untuk tetap menjaga kesehatannya dengan mengkonsumsi makanan yang penuh gizi dan juga nutrisi yang tinggi.

Ada pula yang menggangap bahwa ibu hamil itu mengkonsumsi makanan dua porsi, karena harus memberi makan juga untuk bayinya. Makan dua porsi sebenarnya bukanlah pengertian yang sebenarnya. Melainkan para ibu hamil haruslah menambah kebutuhan nutrisinya bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi kini harus juga memberikan nutrisi tersebut ke janin yang ada dalam kandungannya. Hanya saja terkadang masih banyak ibu hamil tidak mengetahui jenis makanan yang mengandung nutrisi dan juga gizi yang tinggi untuk menjaga kehamilannya agar tetap sehat. Mereka hanya mengkonsumsi makanan yang membuat mereka kenyang.

Makanan yang mengenyangkan untuk tubuh Anda ini belum tentu baik untuk kesehatan Anda dan juga janin Anda. Bisa saja makanan yang membuat Anda Kenyang tersebut malah akan membuat Anda mengalami kondisi atau penyakit lainnya seperti obesitas. Obesitas inilah yang banyak dialami oleh ibu hamil, karena tidak mampu mengontrol jenis makanan yang dikonsumsinya. Nah, pada artikel kali ini, saya akan memberikan informasi kepada para pembaca Info Sehat Wanita ini tentang 3 jenis makanan yang harus Anda hindari yang juga menjadi penyebab dari obesitas pada pada ibu hamil.

 

  1. Menghindari konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung sodium

Sodium atau zat garam yang terlalu banyak pada makanan akan membuat tubuh menjadi lebih gemuk (Obesitas). Untuk para wanita agar tidak mengalami obesitas pada saat menjalankan program kehamilannya sebaiknya menghindari konsumsi dari zat garam (sodium) yang dalam jumlah banyak. Porsi konsumsi yang garam untuk orang normal sebaiknya kurang dari 2300 mg saja perharinya, porsi tersebut bisa Anda setarakan dengan mengkonsumsi satu sendok teh garam perhari. Sedangkan untuk para ibu – ibu yang tengah menjalankan program hamil, sebaiknya konsumsi garam tersebut lebih dikurangi lagi menjadi setengahnya atau sekitar 1500 mg perharu saja. Ini bisa juga untuk mencegah penyakit diabetes, preklamsia (Darah tinggi) dan tentunya juga obesitas.

Jika senang mengemil makanan olahan, sebaiknya jangan yang banyak ditaburi garam dan tetap perhatikan bahan-bahan dari pembuatan makanan tersebut.

  1. Menghindari jenis makanan yang banyak mengandung kadar gula tinggi

Kadar gula yang terlalu tinggi pada makanan juga dapat membuat Anda mengalami obesitas. Hanya saja kandungan gula tersebut biasanya secara tidak disadari Anda konsumsi begitu saja melalui cemilan dan juga minuman sehari-hari. Setiap orang pasti merasa tergugah selera makannya setelah melihat makanan yang manis dan banyak mengandung kadar gula tinggi. Kue-kue sebagai cemilan sehari-hari Anda sebaiknya dikurangi. Kandungan kadar gula tinggi pada makanan tidak semuanya berasa manis. Ada juga berbagai makanan dengan kandungan kadar gula tinggi, yang terkadang tidak Anda sadari selalu Anda konsumsi sehari-hari seperti misalnya kentang goring, mie ayam dan juga nasi. Makana tersebut memang mengandung banyak karbohidrat untuk kebutuhan stamina Anda pada kondisi hamil. Tapi mengkonsumsi jenis makanan seperti itu dalam jumlah yang banyak sebaiknya jangan Anda lakukan. Konsumsilah dalam porsi yang tepat setiap harinya untuk mencegah obesitas pada masa hamil Anda. Jika Anda penggemar makanan kalengan atau minuman, sebaiknya kenali juga kandungan dalam makanan tersebut yang banyak mengandung gula seperti sirup jagung fruktosa, sirup malth barley, molasses atau agave nectar, yang juga banyak mengandung kadarn gula tinggi, yang harus Anda hindari dalam proses kehamilan Anda.

  1. Makanan yang berlemak tinggi sebaiknya tidak Anda konsumsi

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, lemak adalah penyebab utama yang membuat tubuh atau badan kita membengkak yang juga menjadi awal dari obesitas. Pada saat hamil makan yang penuh lemak ini sebaiknya Anda hindari atau setidaknya tidak dikonsumsi. Biasanya makanan dengan kadar lemak tinggi ini berisi 2 jenis makanan yang perlu dihindari pada masa hamil di atas yaitu sodium dan juga gula. Makanan yang mengandung lemak tinggi yang memang menggugah selera dan memancing Anda untuk memakannya ini seperti eskrim, bakso, sate dan beberapa makanan berdaging yang diolah dengan campuran minyak yang banyak. Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi ini bisa berakibat kurang baik bagi tubuh Anda dan juga janin Anda. Akibatnya untuk tubuh Anda sendiri sebagai ibu hamil adalah obesitas, sedangkan untuk janin akan mengalami kondisi berat badan yang berlebih pada saat lahir nanti.

Jika memang beberapa jenis makanan di atas secara tidak sengaja Anda konsumsi, maka sebagai penangkalnya Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar serat yang tinggi. Dengan bantuan makanan yang berserat tinggi ini, tentu Anda juga bisa dengan mudah memperlancar proses pembuangan pada tubuh Anda. Anda juga bisa melakukan olahraga untuk ibu hamil, yang tentunya harus mendapatkan bantuan atau panduan dari ahli aerobik untuk kehamilan secara khusus. Dengan berolahraga yang cukup maka, makanan atau lemak dalam tubuh Anda bisa cepat terbakar yang membuat berat badan Anda tetap terjada dengan ideal, dalam menjalankan program masa hamil Anda. Pada ibu hamil juga disarankan untuk lebih banyak meminum air putih, agar dapat memenuhi kebutuhan cairan dan juga mineral dalam tubuhnya.

 

Share This