8 Penyebab Bayi Susah Tidur

bayi-susah-tidur
05
Oct

Akhir-akhir ini si Kecil yang masih bayi jadi susah tidur, hingga membuat Ibu cemas. Tak hanya di siang hari, di malam hari pun ia rewel dan susah sekali ditidurkan. Cari tahu apa penyebabnya yuk!

 

Dear Mums

Banyak Ibu yang mengalami kesulitan dalam menidurkan bayinya. Berbagai cara telah dilakukan supaya bayi lekas tidur. Digendong, dinyanyikan lagu anak-anak, disusui, tapi bayi tak juga mau memejamkan mata dan berujung rewel. Hal ini akan membuat Ibu lebih cemas jika terjadi di malam hari. Terlebih, Ibu juga mengantuk dan membutuhkan waktu istirahat di malam hari.

Tidur sangat berperan bagi kesehatan bayi. Bayi yang berumur 0-4 bulan, membutuhkan waktu tidur yang sangat panjang, yakni berkisar antara 16-20 jam setiap hari. Lantas, bagaimana jika bayi kurang tidur? Banyak para ahli mengungkapkan bahwa tidur bagi bayi sangat berperan dalam merangsang perkembangan otaknya. Aktivitas tidur pada bayi ini bahkan sangat berpengaruh dalam perkembangan otak anak selanjutnya, seperti bayi tumbuh menjadi anak yang cerdas dengan tidur yang cukup. Tak kalah pentingnya, saat bayi tidur, tubuhnya akan membentuk hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan ini erat kaitannya dengan kesehatan fisik si Kecil karena berhubungan dengan pertumbuhan tulang, mengatur metabolisme tubuh, memperbarui dan memperbaiki sel-sel tubuh, dan membuat tumbuh kembang otak bayi lebih optimal.

Tidur yang kurang cukup akan berdampak buruk bagi kesehatan bayi. Bayi mudah sakit karena daya tahan tubuhnya menurun akibat kurang tidur. Selain itu, kemampuan berpikir bayi pun akan terhambat. Jadi, jika Ibu ingin bayi tumbuh sehat dengan perkembangan otak yang optimal, cukupi kebutuhan tidurnya.

Masalah tidur pada bayi kerap muncul dan membuat Ibu kerepotan mengatasinya. Sebaiknya, ketahui dulu penyebab bayi susah tidur, sehingga Ibu dapat segera mengatasinya. Beberapa penyebab bayi susah tidur adalah sebagai berikut.

  1. Bayi merasa lapar

Bayi yang rewel dan susah ditidurkan, baik di siang hari maupun di malam hari bisa disebabkan karena lapar. Coba susui si Kecil jika ia susah ditidurkan. Selain itu, bayi yang sudah mendapatkan MPASI bisa juga diberi makan terlebih dulu supaya perutnya tidak lapar dan mau tidur, namun sebaiknya berikan anak makan 1 – 2 jam sebelum tidur.

  1. Popok bayi basah atau kotor

Seringkali Ibu lupa mengecek popok si Kecil, padahal sudah basah atau terkena kotorannya karena ia buang air besar. Hal ini akan membuat si Kecil merasa tidak nyaman dan sulit ditidurkan. Usahakan untuk sering mengecek popok sekali pakai si Kecil dan segera ganti jika sudah penuh atau terkena kotorannya, begitupun di malam hari. Popok yang bersih akan membuat bayi merasa nyaman dan tidur lebih nyenyak.

  1. Baju yang dikenakan tidak nyaman

Bayi bisa saja susah tidur karena baju yang dikenakannya tidak nyaman. Pakaikan baju bayi yang berbahan lembut, nyaman dipakai, dan tidak membuat bayi gerah. Perhatikan pula ukuran bajunya, jangan pakaikan baju yang terlalu sempit maupun kedodoran karena akan membuat anak tidak bebas dalam bergerak.

  1. Gangguan kesehatan

Bayi yang mengalami gangguan kesehatan memang biasanya akan rewel dan susah ditidurkan. Gangguan kesehatan yang kerap dialaminya dan membuat susah tidur, seperti batuk, pilek, demam, dan hidungnya tersumbat.

  1. Kamar bayi kurang nyaman

Kondisi kamar bayi yang kurang nyaman bisa membuat si Kecil susah tidur. Suhu kamar yang terlalu panas atau terlalu dingin bisa membuatnya tidak mau tidur. Sehingga, Ibu perlu memperhatikan ventilasi udara di kamar si Kecil. Selain itu, jika di malam hari si Kecil susah tidur, bisa juga karena lampu kamar yang digunakan terlalu terang. Gunakan lampu kamar yang redup di malam hari.

  1. Tubuh bayi tidak segar

Tubuh bayi yang tidak segar karena terasa lengket oleh keringat bisa membuatnya susah tidur, baik di siang hari maupun malam hari. Selalu mandikan bayi dua kali dalam sehari, beri minyak telon, bedak yang wangi, dan body lotion. Hal ini akan membuat tubuhnya terasa segar dan dapat membuatnya tidur dengan nyenyak. Jika jarak mandi dengan waktu tidur cukup lama dan bayi melakukan banyak aktivitas, tubuhnya bisa dilap lagi dan dibedaki sebelum tidur supaya tetap terjaga kesegarannya dan tidak susah untuk tidur.

  1. Pembiasaan orangtua

Terkadang, bayi bisa tidur karena ada benda tertentu yang biasa di dekatnya menjelang tidur, seperti empeng atau dot. Tanpa kehadiran benda-benda ini, bayi susah tertidur. Jika suatu ketika dot atau empeng kesayangan bayi hilang, Ibu akan kerepotan karena bayi akan rewel. Oleh karena itu, sebaiknya benda-benda ini tidak dibiasakan pada bayi Anda.

  1. Mengajak bayi bermain mendekati waktu tidurnya

Jika Ibu mengajak bayi bermain mendekati waktu tidurnya, bisa membuatnya senang sekaligus kelelahan. Hal ini dapat membuat bayi sulit diajak tidur. Usahakan untuk tidak mengajaknya bermain ketika bayi sudah terlihat mengantuk.

Semoga bermanfaat Ya Mums

 

Share This