Anak Malu Tertawa Karena Ompong

ompomhg
12
May

 

Anak yang menyadari bahwa giginya ompong dan gripis, mungkin tak punya lagi keberanian untuk tersenyum dan tertawa di depan teman-temannya. Pertanyaan “Kapan gigiku tumbuh?” selalu ia lontarkan setiap hari. Bantu ia dengan …

Jangan memberi pembenaran pada kondisi giginya yang rusak akibat perawatan gigi yang keliru.

Kurang tepat bila Anda mengatakan “Ompong tetap cantik, kok.” Lebih tepat jika Anda mengatakan, “Ompongmu hanya sementara, nanti akan tumbuh gigi baru yang sehat. Jangan lupa dirawat, ya!”.

Bantu ia memahami pentingnya menjaga kebersihan gusi dan gigi agar kelak gigi tetapnya terawat baik.

Jelaskan, “Nanti gigi tetapmu akan tumbuh. Tapi kalau tidak dirawat, bisa rusak lagi, lho.” Jelaskan bahwa gigi rusak, berlubang, dan ompong bisa disebabkan oleh kebiasaan makan makanan manis tapi malas menggosok gigi. Dorong ia memulai kebiasaan yang tepat, misalnya sikat gigi setelah makan dan sebelum tidur, dan berkumur dengan air putih sehabis makan manis. Melakukannya bersama Anda akan menyenangkan, dan ia pun akan menganggap aktivitas ini penting.

Jadikan peluang untuk membujuknya pergi ke dokter gigi.

Jelaskan dokter gigi akan membantu giginya tumbuh sehat.

Share This