Apa Penyebab Seorang Anak Bertindak Nakal?

Funny preschool aged boy fooling in classroom; Shutterstock ID 109983830; PO: TODAY.com
16
Sep

 

Sering kali seorang anak yang tidak patuh kepada orang tuanya atau sering membuat masalah di dalam keluarga atau di masyarakat disebut sebagai anak yang nakal. hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Selama anak-anak tidak terjerumus ke dalam perbuatan tindak kriminal, kenakalan seorang anak masih bisa dikatakan wajar.

sejauh seorang anak tidak melakukan tindakan kriminal dia tidak bisa dikatakan nakal, yang ada hanyalah:

·         Anak yang memiliki kontrol diri yang lemah

Adalah seorang anak yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku “nakal”. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

·         Anak yang kurang kasih sayang orang tua

Orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sering kali menyebabkan kurang perhatian kepada anaknya. Tidak mengenalkan dan mengajarkan norma-norma agama kepada anaknya. Saat di sekolah ia akan berulah macam-macam untuk mendapat perhatian dari orang lain, termasuk kepada gurunya.

·         Anak yang kedua orang tuanya tidak harmois atau bahkan bercerai

Suasana di rumah yang tidak nyaman akan menyebabkan anak tidak fokus saat di sekolah. Kedua orang tua yang seharusnya melidungi dan memberi contoh yang baik justru menjadi akar permasalahan sebenarnya.

·         Anak yang menjadi “korban” dari saudara atau teman sepermainannya

Tipe anak seperti ini akan melakukan hal yang sama pada anak lainnya karena ia adalah “korban” dan berusaha untuk membalas dendam.

·         Anak yang mendapat tekanan dari orang tua

Tekanan ini bisa berupa tuntutan orang tua yang terlalu tinggi akan prstasi anaknya di sekolah atau peraturan di rumah yang terlalu ketat/mengekang. Akibatnya bisa bermacam, anak bisa pendiam tapi juga bisa “nakal” karena merasa ingin bebas.

·         Anak yang mengalami kekerasan dalam lingkungan keluarga

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya masalah ekonomi. Anak yang mengalami kekerasan di rumah, maka saat di sekolah ia akan menunjukkan sikap memberontak atau bahkan melakukan kekerasan seperti apa yang ia alami.

·         Anak yang salah bergaul

Lingkungan sekitar tempat tinggal memang sangat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan perilaku seorang anak. Pergaulan yang kurang tepat atau salah dalam memilih teman bisa menyebabkan perilaku yang menyimpang.

Demikianlah pendapat kami bahwa sesungguhnya seorang anak tidak patut dihakimi sebagai seorang yang nakal sebelum mengetahui latar belakang permasalahan dia sebenarnya. Harapan saya adalah sebagai orang tua atau pendidik di sekolah, Anda tidak lagi mudah memberi label seseorang sebagai seorang yang nakal sebelum menyelidikinya dan berusaha dengan sebaik mungkin membantunya untuk berubah.

 

Share This