Diet gagal, Ini Lho Mums yang Perlu Dilakukan Agar Diet Berikutnya Sukses!

eatwell1
20
Jul

Sudah sering kali mencoba untuk diet tetapi kok gagal terus ya? Jangan patah semangat.  Ibu justru perlu melakukan beberapa hal berikut yang akan membuat diet menjadi sukses.

1. Jangan mudah menyerah

Menurut Timothy Lohman, Ph.D., Profesor Fisiologi dari University of Arizona,  salah satu kunci keberhasilan diet adalah pengalaman dan kesalahan. Justru saat Ibu mengalami kegagalan, ada baiknya hal tersebut jadi pelajaran untuk proses ke depannya.

Cobalah untuk melihat apa yang jadi penyebab kegagalan. Apa karena kurang konsisten? Atau memang terlalu memaksakan diri? Rasa bahagia dan enjoy menjalani diet juga tak kalah penting untuk diperhatikan.

2. Diet berhasil karena berhasil mengendalikan diri

Ibu sebaiknya menghindari diet jika hanya ingin terlihat cantik oleh pasangan atau orang lain. Justru keberhasilan diet akan terjadi jika kita berhasil mengendalikan diri sendiri. Diane Berry, Ph.D., peneliti dari Yale University of Nursing pernah membuat riset mengenai hal ini.

Dari penelitian terhadap 20 perempuan yang berhasil menurunkan berat badan sekitar 20 kilogram mengungkapkan keberhasilan diet didapatkan karena mereka telah belajar mengendalikan diri.

3. Membuat target yang realistis

Salah satu hal yang membuat kegagalan dalam diet terjadi adalah target yang kurang realistis. Misalnya menurunkan berat badan 5 kilogram dalam seminggu. Hal ini tentu sulit untuk dilakukan.

Begitu pula dengan target untuk berolahraga. Martin Binks, Ph.D., direktur Duke & Fitness Center mengungkapkan buat apa mengharuskan diri berolahraga 6 kali dalam seminggu jika kita memiliki pekerjaan yang menumpuk. Alangkah baiknya membuat langkah realistis misalnya meluangkan waktu berolahraga 3 kali dalam seminggu.

4. Cari alternatif mengatasi stres

Ternyata salah satu pemicu nafsu makan adalah rasa malu, takut, marah dan stres. Hal ini dapat menimbulkan nafsu makan emosional. Di sinilah jadi tantangan kita untuk bisa mengatasi stres dan nafsu tadi.

Cobalah untuk tenang dan rileks dan menyiapkan alternatif makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya membawa buah atau roti gandum. Hal ini akan mengalihkan pikiran dan emosi yang meledak-ledak yang berujung pada nafsu makan berlebihan. (*)

Share This