Hernia Pada Bayi Yang Wajib Diketahui

memijat-perut-bayi
01
Feb

Selamat siang Mums, Kami akan sharing sedikit info mengenai hernia pada anak-anak. Hernia secara harfiah berarti berpindah keluarnya suatu organ dari letak yang seharusnya akibat tekanan yang tinggi atau akibat otot dan jaringan di sekitar organ yang melemah sehingga tidak dapat menahan organ tersebut dan mengakibatkan hernia. Hernia yang sering terjadi pada anak2 adalah hernia inguinalis (daerah selangkangan), walaupun bisa juga terjadi jenis hernia yang lain. Pada kasus hernia inguinalis, organ yang mencuat adalah usus, usus terdorong keluar dari letak seharusnya di rongga perut dan mencuat keluar melewati dinding perut, mendorong kulit perut bagian bawah dan menyebabkan timbulnya benjolan.

 

Penyebab hernia pada anak2 biasanya adalah karena keturunan, atau memang terdapat kelainan pada pembentukannya dalam kandungan sehingga menyebabkan terciptanya jalur untuk keluar/mencuatnya organ tersebut. Selain karena keturunan dan kelainan saat pembentukan di rahim, terdapat juga beberapa penyebab lain, walaupun jarang, seperti:

– konstipasi/susah buang air besar yang menyebabkan si kecil harus sering mengejan

– kenaikan berat badan secara tiba-tiba

– penumpukan cairan di dalam rongga perut

– sering mengangkat beban yang berat

– kelebihan berat badan atau obesitas

– batuk berkepanjangan

 

Selain hernia inguinalis, terdapat juga beberapa jenis hernia yang dapat terjadi, seperti hernia femoralis (hernia pada lipat paha), hernia umbilikus (pada pusar), hernia hiatus (melewati diafragma), dll.

 

Pemeriksaan hernia umumnya menggunakan USG, selain berfungsi untuk diagnosis juga dapat membedakan hernia dengan hidrokel. Gejala hernia inguinalis yang dapat diamati adalah:

– benjolan yang sewarna dengan kulit pada lipat paha, perut bagian bawah, di dekat kemaluan (pada anak laki2 di dekat buah zakar, pada perempuan di sekitar bibir kemaluan)

– dapat disertai dengan rasa nyeri, walaupun tidak selalu

– hernia yang kongenital (karena kelainan sejak dalam rahim) biasanya akan muncul benjolan sejak saat baru dilahirkan

– benjolan dapat muncul terus, atau seringkali adalah hilang timbul. biasanya akan timbul saat sedang terjadi peningkatan tekanan dalam rongga perut si kecil, misalnya saat menangis, meloncat-loncat, batuk, bersin

– apabila hernia nya sudah terjepit, benjolan dapat berwarna kemerahan, sangat nyeri, atau bahkan dapat berwarna keunguan/hitam apabila sudah berat

 

Hernia sering terjadi pada anak yang lahir prematur atau berat badan lahir rendah. Seringkali, walaupun tidak selalu, hernia disertai dengan gangguan lain yang menyertai, contohnya seperti gangguan pada saluran kencingnya, testis tidak turun sempurna (pada bayi laki2), sindrom2 lain, dll.

 

Walaupun hernia ini terkadang tidak menimbulkan gejala, tidak terasa nyeri atau apapun, tapi ia seperti suatu ranjau yang suatu saat dapat menjadi berat, yaitu saat organ yang mencuat tersebut terjepit dan kekurangan suplai pembuluh darah (disebut strangulasi atau inkarserata), dimana usus yang terjepit dapat kekurangan nutrisi dan mengering. Karena itu, apabila Mums menemukan gejala terdapatnya benjolan pada daerah lipat paha/selangkangan, sebaiknya dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan ditentukan apakah perlu dilakukan tindakan prosedur untuk memperbaikinya. Karena hernia adalah suatu kelainan anatomis (bentuk tubuh), maka prosedur untuk mengatasinya adalah dengan dilakukan pembedahan/operasi.

Semoga bermanfaat informasinya Mums

Mums & babes Indonesia Toko Perlengkapan Bayi

 

Share This