Ini yang Terjadi Bila Bayi Konsumsi Biskuit Anak

baby boy eating biscuit
17
Jun

Banyak orangtua yang menganggap memberikan biskuit anak pada bayi adalah aman. Padahal, seperti yang diungkapkan dr. Margareta Komalasari,Sp.A., memberikan biskuit anak untuk bayi jelas berisiko. Salah satunya berisiko menyebabkan anak tersedak. Ini karena tekstur dan bahan-bahan pembuat biskuit anak tidak diperuntukkan untuk bayi. “Ini berbeda dengan biskuit bayi yang biasanya cepat lumer dalam beberapa detik saat masuk ke mulut bayi, sehingga dapat mencegah bayi tersedak.” Selain itu, kandungan nutrisi juga boleh jadi kurang tepat. Sebab, kebutuhan bayi berbeda dengan kebutuhan anak. Dengan begitu, bila ibu memberikan biskuit anak pada bayi, komposisi nutrisi yang diberikan pun sangat mungkin tidak sesuai.
Hal lain yang perlu diperhatikan, seperti dituturkan dr Rivan Fauzie, SpA dalam kolom tanya jawab nakita, bila bayi diberi biskuit anak atau dewasa, maka fungsi pencernaannya dapat terganggu. Hal yang perlu diingat, sistem pencernaan bayi di bawah usia 1 tahun, termasuk enzim-enzim pencernaan, belum terlalu efektif dan optimal fungsinya. Dengan kondisi tersebut, tentunya memerlukan sebuah diet khusus yang dapat diberikan sehingga berbeda dari jenis dan tekstur makanan pada anak yang lebih besar atau dewasa. Jenis makanan dewasa dapat saja menyebabkan gangguan pencernaan bila diberikan kepada bayi, misalnya: diare/mencret, muntah, sembelit, dan sebagainya. Sebaiknya kita tidak memberikan jenis makanan orang dewasa, termasuk biskuit kepada bayi di dr bawah usia 1 tahun.
Lebih lanjut dr Margaretha menuturkan, sebaiknya orangtua cermat saat memilih biskuit untuk bayi. Pilih biskuit dengan ukuran kecil sehingga dapat turut merangsang motorik halusnya. “Memasuki akhir usia 7 bulan, bayi mulai mampu mengoordinasikan gerak motorik halus, seperti; meraih, mengambil dan memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan lainnya dengan baik dan mampu menjimpit benda dengan kedua jarinya. Periode ini menunjukkan bahwa kemampuannya untuk memegang dan melepas makanan semakin berkembang.” Semoga dapat Bermanfaat.

Share This