Manfaat Asparagus Bagi Ibu Menyusui dan Ibu Hamil

Asparagus on the wooden background.
18
Mar

 

 

Selain hamil salah satu takdir atau kodrat dari seorang wanita adalah menyusui buah hatinya. Untuk itulah kita sebagai wanita diberikan dua buah payudara. Ya, selain memperindah penampilan fungsi utama dari payudara adalah memberikan air susu Ibu (ASI) kepada buah hati kita tercinta. ASI merupakan asupan makanan yang memiliki banyak kandungan luar biasa yang dapat menunjang tumbuh kembang buah hati. Bahkan sudah banyak pakar peneliti dari berbagai Negara yang bahkan menyebut jika ASI jauh lebih baik ketimbang susu formula untuk buah hati Anda.

Seorang Ibu hamil dan menyusui membutuhkan asupan makanan tertentu untuk menjaga dan merawat kehamilan dan juga memperlancar ASI. Makanan yang dikonsumsi selama kehamilan dan saat menyusi sangat membantu kelancaran kehamilan dan juga ASI. Seperti yang kita ketahui ASI merupakan cairan yang sangat dahsyat bagi buah hati. Bahkan ASI menjadi makanan luar biasa yang akan menunjang kesehatan buah hati Anda.

Nah, untuk itu agar pertumbuhan buah hati Anda maksimal tentunya Anda sangat dianjurkan agar bisa memperlancar asupan ASI pada buah hati Anda. Menurut sejumlah pakar salah satu cara terbaik untuk memperlancar ASI pada Ibu menyusui adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan. Salah satunya dengan mengkonsumsi asparagus. Asparagus yang merupakan sayuran hijau ini disebut sebagai sayuran yang punya banyak manfaat bagi Ibu menyusui. Apa saja manfaat asparagus bagi Ibu menyusui? Berikut ulasannya.

Manfaat Asparagus

Asparagus yang merupakan jenis sayuran ini sangat disarankan untuk di konsumsi. Pasalnya, asparagus memiliki kandungan lengkap yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh Anda, janin dan juga produksi ASI. Asparagus disebut sangat kaya akan manfaat bagi kesehatan khususnya pada sistem kardiovaskular, ginjal, fungsi hati sampai mencegah kram.

Menurut sejumlah pakar penelitian 5 batang sayuran hijau asparagus memiliki jumlah kandungan asam folat yang sangat tinggi sehingga dengan mengkonsumsinya tentu akan memberikan manfaat yang luar biasa. Seperti yang kita ketahui asam folat adalah kandungan senyawa yang disebut-sebut sebagai kandungan yang luar biasa. Bahkan dalam kehamilan asam folat sering disebut sebagai “pahlawan kehamilan”. Asam folat sangat bermanfaat untuk dikonsumsi, apalagi bagi Anda yang sedang mengandung dan menyusui.

Dari berbagai hasil penelitian tercatat jika asam folat mampu menunjang kesehatan Ibu hamil dan juga membantu pertumbuhan janin sampai mencegah bayi terlahir cacat. Bagaimana dengan Ibu menyusui?

Sama seperti Anda yang sedang mengandung buah hati tercinta, sayuran hijau berbentuk batang bernama asparagus ini pastinya punya manfaat yang luar biasa. Bahkan asparagus ternyata sangat baik untuk meningkatkan produksi ASI sehingga bermanfaat untuk memperlancar asupan ASI pada buah hati Anda, yang mana sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Selain itu asparagus juga bermanfaat untuk meningkatkan hormon kewanitaan Anda.

Ya, asparagus sangat bermanfaat untuk menunjang asupan ASI  Anda pada buah hati, karena asparagus yang memiliki sejumlah kandungan nutrisi salah satunya asam folat sangat baik untuk mencegah berbagai masalah kesehatan pada tubuh seperti memperlancar peredaran darah sehingga pastinya bermanfaat untuk memproduksi ASI.

Asam folat adalah salah satu kandungan di dalam asparagus yang membuat asparagus menjadi asupan makanan yang bermanfaat. Namun selain asam folat asparagus juga memiliki kandungan senyawa glutathion yang juga sangat bermanfaat. Senyawa gluthation merupakan senyawa aktif yang berfungsi sebagai anti-oksidan, yang mana anti-oksidan punya manfaat utama untuk menangkal radikal bebas yang akan masuk ke dalam tubuh. Radikal bebas sendiri merupakan senyawa yang sangat berbahaya bagi Ibu hamil dan menyusui, karena radikal bebas sangat mampu untuk mengakibatkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Hal tersebut pula yang kadang menjadi salah satu alasan produksi ASI tidak berjalan maksimal.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya jika sayuran hijau ini punya banyak macam kandungan yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain memiliki kandungan asam folat dan senyawa glutathione, asparagus juga memiliki kandungan insulin di dalamnya. Kandungan insulin sendiri yang terdapat di dalam asparagus sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Ya, kandungan insulin di dalam asparagus bermanfat untuk menunjang pencernaan, mengatasi bakteri yang masuk ke tubuh maupun bakteri yang menyerang pencernaan meski sebenarnya insulin sendiri adalah salah satu jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh kita. Namun meski begitu insulin adalah salah satu karbohidrat yang bermanfaat untuk fungsi organ. Hal tersebut pun tentunya sangat baik untuk Ibu menyusui.

Dari banyaknya manfaat asparagus bagi Ibu menyusui dan Ibu hamil, maka asparagus tentunya bisa Anda jadikan sebagai salah satu bahan makanan yang ada di dalam menu makan harian Anda. Nah, jika Anda ingin mengkonsumsinya ada beberapa cara penyajian yang bisa menjadi masukan untuk Anda.

Sebenarnya asparagus bisa Anda sajikan dengan beberapa fariasi, misalnya dengan mencampurkan asparagus ke dalam menu sup dengan campuran beberapa bahan makanan lainnya seperti wortel, kentang, brokoli atau Anda jadikan sebagai sup asparagus. Selain itu Anda juga bisa menyajikannya sebagai bahan campuran pada menu makanan tumisan.

Tidak dapat dipungkiri jika asparagus adalah salah satu makanan yang kaya akan manfaat, namun ternyata selain bermanfaat asparagus juga memiliki sejumlah efek samping. Sebenarnya menurut para pakar tidak ada efek samping berbahaya yang bisa terjadi jika Anda mengkonsumsi asparagus, namun efek sampingnya tetap ada. Mulai dari menyebabkan gula darah tidak stabil bagi penderita diabetes atau kekurangan gula darah, perut kembung, air seni berbau tidak sedap sampai efek alergi seperti gatal-gatal, sesak nafas, bibir membengkak atau hidung jadi berair.

Namun, para pakar juga menyebut jika efek samping tersebut baru akan terjadi jika asparagus dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau bagi mereka yang menderita diabetes dan alergi pada asparagus.

 

Share This