Perhatikan Si Kecil Agar Olahraga Optimalkan Pertumbuhan Tinggi Badan 

c26-B001BKX0V4-1-l
21
Apr

 

Olahraga Peninggi Badan Anak (1)

Benarkah berenang dan bermain bola basket dapat menambah tinggi badan seseorang? Jawabannya, “Ya, tapi tidak secara khusus,” demikian diungkapkan oleh dr. Aman B Pulungan, SpA, MD, PhD, dokter anak yang berpraktik di AP & AP Pediatric, Growth, and Diabetes Center. Aman menambahkan, semua olahraga yang melibatkan aktivitas fisik bila dilakukan dengan tepat dan terukur dapat membantu menambah tinggi badan anak sesuai dengan potensi genetiknya. Memang, berenang dapat melatih otot-otot, kelenturan, dan tulang berfungsi lebih baik. Selain itu, olahraga ini juga dapat memicu hormon-hormon pertumbuhan bekerja lebih baik agar si kecil terus bertambah tinggi dan berkembang. Demikian juga dengan bola basket yang dapat memperkuat tulang dan kaki anak.

Meski begitu, tidak hanya berenang, ada banyak aktivitas lain yang dapat dilakukan anak yang dapat menambah tinggi badan anak seperti tenis meja, bersepeda, lari, lompat tali, basket dan masih banyak lagi. Jadi, kalau anak tidak suka berenang, ia dapat memilih olahraga lain sesuai dengan minat dan hobinya. Efektivitasnya pun sama saja. “Ini karena hormon pertumbuhan akan keluar saat seseorang berolahraga.”

Mski begitu, agar pertumbuhan tinggi badan anak optimal, olahraga harus dilakukan dengan tepat. Jika tidak, maka justru akan mengganggu produksi hormon pertumbuhan anak.

Meski olahraga dapat membantu menambah tinggi badan anak, jangan lakukan secara berlebihan. Olahraga berlebihan justru akan menghambat pertumbuhan tinggi badan anak. Olahraga 15 jam seminggu cukup bagi anak, yang bermanfaat untuk melancarkan distribusi oksigen dan zat-zat nutrisi ke seluruh sel tubuh sehingga bisa mengoptimalkan proses pertumbuhan.

Selain itu, olahraga berlebihan juga membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Tubuh anak menjadi lelah dan mudah terserang berbagai penyakit infeksi. Bagaimana mau tinggi badan anak optimal jika ia sering sakit-sakitan.

Hal penting lainnya, para ahli sangat tidak menyarankan latihan angkat beban untuk anak ang sedang dalam masa pertumbuhan, karena hal tersebut akan mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang belakang.

Selain itu, jangan lupakan juga istirahat agar anak punya tinggi badan optimal. Tidur lelap penting dalam memaksimalkan pertumbuhan tulang dan otot anak. Sebab hormon pertumbuhan bekerja ”penuh” sewaktu tidur. Semakin berkualitas tidur seseorang, maka hormon pertumbuhan semakin bekerja optimal. Dan itu artinya akan menghasilkan pertambahan tinggi badan secara optimal pula. Jadi, anak harus tidur cukup 7-8 jam sehari.

Bagi anak yang suka dan rutin berenang dan bermain bola basket, lanjutkan karena itu dapat menambah tinggi badan anak optimal, apalagi bila dilakukan di masa puber, di saat hormon pertumbuhan sedang dalam masa puncak. Kedua olahraga itu efektif menambah tinggi badan anak.

 

 

Share This