Pola Makan yang Membuat Ibu Susah Menghilangkan Lemak di Perut

9822-pola-makan-yang-membuat-ibu-susah-menghilangkan-lemak-di-perut
09
Jul

Duh kok perut masih saja buncit, sih? Menghilangkan lemak di perut memang pekerjaan yang cukup sulit. Ternyata, ada beberapa hal yang menyebabkan Ibu susah menghilangkan lemak di perut.

Hindari beberapa kebiasaan salah berikut ini jika ingin lemak di perut menyusut.

1.Tidak makan lemak sama sekali

Salah satu penyebab bertumpuknya lemak di perut adalah terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh. Lemak jenuh yang merugikan kesehatan ini banyak terdapat pada makanan yang digoreng atau dimasak dengan minyak panas dan banyak. Selain itu, kue-kue yang menggunakan banyak margarin dan krim juga merupakan sumber lemak jenuh atau lemak jahat.

Lemak sendiri harus selalu ada dalam menu makanan kita sehari-hari, tetapi yang dimaksud tentu saja lemak sehat yaitu lemak tidak jenuh. David Katz, MD, Direktur Yale Prevention Research Center, AS mengungkapkan jika tidak mendapatkan asupan lemak baik, kita justru cenderung  mengonsumsi makanan yang berlemak jahat.

Lemak omega-3 dan 6 adalah contoh lemak sehat yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Ikan, kacang-kacangan, dan avokad/alpukat adalah sumber omega-3 dan 6 yang kaya. Porsi yang pas akan membuat asupan lemak terpenuhi sehingga tubuh tidak memberi sinyal kekurangan lemak yang berakhir dengan keinginan mengonsumsi gorengan dan kue-kue.

2. Membiarkan diri larut dalam tekanan dan depresi 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Rush University, AS mengungkapkan perempuan dengan gejala depresi lebih mungkin memiliki lemak perut. Menurut studi ini, lemak perut akibat depresi terkait dengan kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan makan yang buruk.

Maka, usahakan untuk tetap melakukan aktivitas dengan bahagia. Hal ini ternyata berpengaruh pada metabolisme lemak. Mencari teman untuk berolahraga jadi salah satu cara untuk hidup aktif dan beraktivitas dengan menyenangkan.

3. Makan junk food dengan soft drink

Tidak hanya berpengaruh pada berat badan, junk food juga memengaruhi tumpukan lemak pada perut, karena biasanya makanan ini tinggi lemak  (jenuh) dan gula. Penelitian di Swedia menemukan bahwa orang dewasa yang gemar mengonsumsi lemak jenuh dari junk food dua kali lebih banyak memiliki lemak pada perut.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity juga menemukan bahwa orang yang gemar mengonsumsi soft drink berupa minuman bersoda cenderung memiliki tumpukan lemak perut yang lebih tebal. Hindari mengonsumsi junk food yang biasanya dipasangkan dengan minuman bersoda (yang kandungan gulanya tinggi) jika ingin lemak di perut menyusut.

4. Makanan yang dikonsumsi tidak bervariasi

Ibu sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang itu-itu saja. Pilihlah buah dan sayuran dari berbagai macam warna dan rasa. Buah berwarna cerah biasanya kaya akan vitamin C. Vitamin yang merupakan zat antioksidan ini dapat mengurangi kadar hormon stres dalam tubuh. Sebuah studi dalam The Journal of Nutrition menunjukkan seseorang yang rajin mengonsumsi buah dan sayur berwarna-warni dari bermacam-macam jenis lebih cepat memiliki pinggang dan perut ideal.

Sumber :Nakita

Share This