Tidur Siang Baik untuk Perkembangan Emosi Batita

maxresdefault-1
07
Oct

 

Tidur siang itu nggak penting?

Beberapa orangtua menganggap batita, atau anak usia 3 tahun ke bawah, tidak perlu tidur siang agar mereka cepat mengantuk dan segera pergi tidur di malam hari.

Padahal anak usia 3 tahun yang sudah mengantuk sejak sore hari biasanya berperilaku terlalu aktif dan mudah rewel. Bahkan ada juga batita yang sulit tidur di malam hari karena terlalu lelah, baik secara psikis maupun fisik.

“Penelitian menyimpulkan bahwa batita yang jarang tidur siang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi sesuai dengan apa yang sedang dirasakannya.

Hal ini akan mempengaruhi kecerdasan emosi anak, dan mereka beresiko mengalami masalah dengan suasana hati seumur hidupnya,” ungkap ketua riset Monique LeBourgoise, Ph.D dari University of Colorado Boulger kepada psychcentral. com.

Hubungan tidur siang dan kemampuan menyelesaikan masalah

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan ekspresi emosional pada batita sehat yang melewatkan waktu tidur siang, dibandingkan di hari lain sesudah mereka tidur siang.

Para peneliti menemukan bahwa anak yang tidak tidur siang kehilangan ekspresi positif (senang, tersenyum, tertawa) sebanyak 34%, ketika mereka diminta menyelesaikan permainan puzzle.

Penelitian tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan emosi negatif sebesar 31% pada anak yang tidak tidur siang, ketika mereka menghadapi permainanpuzzle yang lebih sulit dan sulit terpecahkan.

Aktivitas pengganti tidur siang

Kebiasaan tidur siang memang memiliki banyak manfaat, baik untuk Anda maupun anak. Selama tidur Anda mengistirahatkan tubuh barang sesaat sebelum kembali beraktivitas. Sementara anak akan lebih fokus saat mempelajari suatu hal baru, serta tidak mudah rewel.

  • Seorang anak yang dibiasakan untuk tidur siang sejak usia dini tidak perlu lagi dipaksa-paksa untuk tidur karena jam tubuhnya akan ‘menyuruh’ anak untuk tidur pada jam yang sama.
  • Setelah anak menginjak usia 5 tahun dan tidak terlalu butuh tidur siang lagi, jangan biarkan anak mengganti tidur siangnya dengan aktivitas seperti menonton televisi ataunge-game.
  • Berikan padanya buku-buku cerita terbaru, permainan edukatif atau apa saja yang bisa membuatnya tenang hingga tiba saat untuk mandi sore. Ini bertujuan agar anak terbiasa melakukan hal-hal yang menyenangkan hatinya seorang diri.

 

Share This