Tips Mengasuh Anak Perempuan Berdasarkan Karakteristik

anak-kedua-1
09
Jan

 
Putri Anda kini sudah semakin pintar. Pahami cara pengasuhan yang tepat pada anak perempuan supaya kelak si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang positif.

Mengasuh dan membesarkan anak dengan penuh kasih sayang adalah tanggung jawab setiap orang tua. Memang, tak boleh membeda-bedakan dalam memberi perhatian pada anak laki-laki maupun perempuan. Namun, orang tua tetap harus memahami bahwa karakter keduanya berbeda, sehingga dapat menentukan pengasuhan yang tepat untuk keduanya.

Dalam mengasuh anak perempuan, Anda harus mengetahui sifat dan karakteristiknya. Beberapa karakteristik anak perempuan yang sebaiknya orang tua ketahui adalah sebagai berikut:

  • Anak perempuan biasanya lebih tertarik pada beberapa hal yang berkaitan dengan seni
    Anak perempuan biasanya senang menggambar, mewarnai, menari, dan juga membuat kerajinan. Hal ini karena anak perempuan memiliki kemampuan motorik yang baik dalam menggunakan tangannya, seperti memegang pensil, gunting, dan kertas lipat.
  • Sikap Anda: Dukung kreativitas si Kecil pada kesenian yang diminatinya. Jika ia senang menggambar, orang tua dapat mendorongnya dengan mengajaknya pergi ke alam bebas, mengenalkannya dengan berbagai objek, seperti bunga, bebatuan, gunung, rumah, dan sebagainya. Beri kesempatan kepadanya untuk menggambarkannya di dalam buku gambar dengan imajinasi dan kreativitasnya.
  • Lebih senang menggunakan mulut untuk bertengkar
    Saat bermain dengan temannya, si Kecil tak jarang bertengkar. Pertengkaran tersebut biasanya bukan saling memukul atau adu jotos, tetapi karena saling mengolok atau adu mulut.

Sikap Anda: Jelaskan kepada si Kecil bahwa ia harus berhati-hati dalam berbicara. Perkataan yang diucapkannya bisa menyakiti hati temannya dan membuatnya menangis.

  • Senang ditolong karena merasa dicintai dan dipedulikan


Anak perempuan akan lebih senang ditolong orang lain, misalnya saat memakai sepatu, memperbaiki bonekanya yang rusak, maupun saat terjatuh.

  • Sikap Anda: Sebagai orang tuanya, Anda sebaiknya memberikan kesempatan kepada si Kecil untuk lebih mandiri. Latih si Kecil untuk memakai sepatu atau sandalnya sendiri, berusaha memperbaiki bonekanya yang rusak, dan bangkit sendiri saat terjatuh. Hal ini sekaligus sebagai cara untuk menghindarkannya dari sikap manja. Jangan lupa memberinya pujian jika si Kecil berhasil melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain.
  • Lebih suka bekerjasama daripada bersaing
    Lihat saja permainan yang lebih sering dilakukan anak perempuan. Mereka akan asyik bermain masak-masakan, rumah-rumahan, dan juga bermain peran guru dan murid. Permainan ini melibatkan teman bermainnya untuk saling bekerjasama.
  • Sikap Anda: Kembangkan keinginan anak untuk bersaing sportif dengan mengikutkannya dalam berbagai perlombaan. Jangan lupa mengajari si Kecil bahwa setiap perlombaan atau kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Ia harus belajar menerima kekalahan dan meningkatkan kemampuannya supaya menjadi pemenang.

 

 

Share This